BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung tengah menyiapkan Program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa dan meringankan beban biaya yang ditanggung keluarga.
"Program tersebut akan diuji coba terlebih dahulu pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebelum diperluas ke tingkat pendidikan lainnya," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Senin.
Menurut dia, dalam skema yang tengah disiapkan, yakni setiap siswa akan menerima bantuan sebesar Rp300.000 dan diberikan satu kali dalam setahun untuk mendukung kebutuhan siswa di luar biaya operasional sekolah yang telah ditanggung pemerintah.
"Karena satu anak mendapatkan Rp300.000. BOSDa ini untuk keperluan yang lain," ujarnya.
Ia menjelaskan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan penunjang pendidikan siswa, termasuk pengadaan buku pelajaran maupun perlengkapan belajar lainnya yang masih kurang.
"Kalau ada bukunya kurang, buku pelajarannya kurang, nah bisa terpenuhi. Insya Allah," kata Wali Kota Eva Dwiana.
Eva menambahkan apabila pelaksanaan program BOSDa di tingkat SMP berjalan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi peserta didik, pihaknya akan mempertimbangkan perluasan program tersebut ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
"Kalau ini sampai berhasil, Insya Allah kami akan merambah lagi ke anak-anak SD. Dengan BOSDa ini, harapan kami fasilitas pendidikan siswa bisa lebih terpenuhi," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana.