Bandar Lampung - Dua siswi sekolah dasar negeri di Bandar Lampung berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih medali pada ajang International Robot Design Olympiad (IRDO) 2026 yang digelar di Universitas Bandar Lampung (UBL), Selasa (14/7/2026).
Siswi SD Negeri 1 Gulak Galik, Alya Putri Syakila, berhasil meraih Juara I sekaligus Gold Medal dalam kompetisi desain robot tersebut.
Sementara itu, siswi SD Negeri 1 Sukarame Dua, Keyza Febra Fauria, berhasil meraih Juara II atau Silver Medal.
Prestasi kedua pelajar tersebut menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Kota Bandar Lampung sekaligus membuktikan bahwa pelajar daerah mampu bersaing di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), khususnya dalam inovasi serta desain robotika.
Alya Putri Syakila dan Keyza Febra Fauria, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung M Nur Ramdhan beserta jajaran Disdikbud Bandar Lampung, menemui Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di ruang rapat kerjanya, Kantor Pemerintahan Kota Bandar Lampung, Jumat (17/7/2026). Pertemuan tersebut bertujuan melaporkan capaian prestasi kedua siswi tersebut.
Menanggapi keberhasilan itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada kedua siswi, orangtua, guru, serta pihak sekolah yang telah memberikan pendampingan hingga mereka berhasil meraih prestasi.
"Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi Kota Bandar Lampung. Anak-anak kita membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan dan daya saing yang luar biasa di bidang teknologi. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan berani mengikuti berbagai kompetisi," ujar Eva Dwiana saat menerima rombongan siswi tersebut bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung di ruang rapat kerjanya, Jumat (17/7/2026).
Eva menegaskan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pengembangan talenta peserta didik di bidang sains dan teknologi.
"Kami akan terus mendorong sekolah-sekolah agar memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakatnya. Prestasi seperti ini harus terus didukung karena menjadi investasi sumber daya manusia Kota Bandar Lampung ke depan," katanya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung M Nur Ramdhan mengatakan prestasi yang diraih Alya Putri Syakila dan Keyza Febra Fauria merupakan hasil kerja keras kedua siswi, guru pembimbing, serta dukungan orangtua.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa pelajar Kota Bandar Lampung memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua siswi, sekolah, guru pembimbing, dan orang tua yang telah mendukung proses pembelajaran mereka," ujar M Nur Ramdhan.
Menurutnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus mendorong sekolah untuk memperkuat pembelajaran berbasis kreativitas, inovasi, serta pemanfaatan teknologi sehingga semakin banyak peserta didik yang mampu menorehkan prestasi di berbagai bidang.
Ajang International Robot Design Olympiad (IRDO) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Bandar Lampung menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta inovasi dalam merancang teknologi berbasis robotika.
Prestasi Alya Putri Syakila dan Keyza Febra Fauria diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Lampung untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi serta berani mengikuti berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.