Bandar Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung mengevaluasi jumlah rombongan belajar (rombel) dan peserta didik di seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri.
Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan fasilitas pendidikan berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat
Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung, M Nur Ramdhan, mengatakan masih terdapat sejumlah sekolah dengan jumlah siswa yang sangat minim. Salah satu yang menjadi perhatian adalah SD Negeri 1 Gedung Meneng yang saat ini hanya memiliki dua orang siswa.
"Kalau ditanya sekolah mana saja yang siswanya di bawah 60 orang, saya belum hafal seluruh datanya. Tetapi yang menjadi perhatian saat ini ada SD Negeri 1 Gedung Meneng yang jumlah siswanya hanya dua orang," kata Nur Ramdhan saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Bandar Lampung, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk menentukan kebijakan yang paling tepat.
Khusus untuk jenjang SD dengan jumlah siswa yang sangat sedikit, Disdikbud akan mengkaji sejumlah opsi, mulai dari mempertahankan sekolah, menggabungkannya dengan sekolah lain (merger), hingga mengalihfungsikannya menjadi SMP apabila memang dibutuhkan.
"Kalau SD nanti akan kita evaluasi, apakah tetap dipertahankan atau di-merger, bahkan memungkinkan dialihfungsikan menjadi SMP jika memang dibutuhkan," ujarnya.
Sementara itu, apabila kondisi serupa ditemukan pada jenjang SMP, solusi yang akan ditempuh adalah menggabungkan sekolah tersebut dengan SMP terdekat agar proses pembelajaran lebih efektif.