BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyalurkan 700 siswa 700 siswa sekolah menengah pertama (SMP ke sekolah-sekolah sesuai pilihannya setelah sebelumnya mereka gagal saat mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
"Kalau berdasarkan data yang masuk ke kami kemarin, totalnya hampir 700 siswa yang gagal masuk ke sekolah tujuan. Semuanya kami alokasikan ke sekolah-sekolah sesuai dengan pilihannya," kata Pelaksanaan Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung M Nur Ramdhan, di Bandarlampung, Rabu.
Namun begitu, lanjut dia, dari jumlah tersebut terdapat sejumlah siswa terdapat yang penempatannya tidak sepenuhnya sesuai dengan pilihan awal.
"Sehingga, para siswa tersebut tetap ditempatkan di sekolah yang lokasinya berdekatan dengan tempat tinggal atau pilihan mereka," kata dia.
Menurut dia, sekolah yang menjadi penyaluran siswa yang gagal masuk SMP Negeri saat sistem penerimaan murid baru (SPMB) mencakup hampir seluruh sekolah di kota terkecuali sekolah tergolong favorit.
"Pengecualian hanya berlaku bagi sejumlah sekolah yang tergolong favorit," katanya.
Ia mengatakan bahwa seluruh siswa yang telah dialokasikan ke sekolah-sekolah tersebut saat ini telah mengikuti proses belajar mengajar sebagaimana siswa lainnya.
"Kami memastikan seluruh proses penempatan siswa telah disesuaikan dengan daya tampung sekolah yang tersedia sehingga kegiatan belajar dapat berlangsung sebagaimana mestinya," katanya.